Berikutini yang bukan kegiatan dari konsep pergaulan sehat adalah. Contoh kegiatan dari konsep pergaulan sehat 1. Kegiatan Ekstrakulikuler di Sekolah 2. Kelompok Belajar 3. Kegiatan Pecinta Alam 4. Kegiatan Karang Taruna BACA JUGA: Berikut ini adalah manfaat dari olahraga renang, kecuali Berikutini adalah beberapa bentuk pergaulan yang sehat: 1. Kelompok bermain teman sebaya Dalam hal ini adalah permainan yang mengarah kepada pembentukan tubuh yang sehat yang berlangsung pada kanak-kanak. Bentuk permainan sebagai sarana pergaulan yang sehat. 2. Kelompok belajar Itulah6 Prinsip Dasar Pergaulan Yang Sehat Untuk Remaja yang bisa anda terapkan. Dampak Pergaulan Sehat. Sebuah gaya pergaulan yang sehat tentu akan memberikan dampak positif, terutama dalam pergaulan remaja. Dimana akan membentuk karakter dari masing-masing individu pertemanannya. Nah berikut ini dampak positif dari pergaulan sehat Pergaulansehat adalah. Kegiatan pencinta alam d. Kegiatan membolos sekolah jawaban. Definisi pergaulan sehat yaitu hubungan sosial yang dilakukan seseorang dengan orang lain atau seseorang. Berikut ini yang bukan kegiatan dari konsep pergaulan sehat adalah. Pengertian pergaulan sehat adalah interaksi sosial antara individu yang satu dengan Berikutini yang bukan kegiatan dari konsep pergaulan sehat adalah. a. belajar kelompok b. kegiatan olahraga c. kegiatan pencinta alam d. kegiatan keagamaan e. kegiatan membolos sekolah Jawaban: e Soal No. 15). Pergaulan bebas disebut juga dengan.. a. pergaulan modern b. pergaulan tradisional c. pergaulan sehat d. pergaulan tidak sehat B BENTUK-BENTUK PERGAULAN YANG SEHAT. Berikut ini adalah beberapa bentuk pergaulan yang sehat: 1. Kelompok bermain teman sebaya Dalam hal ini adalah permainan yang mengarah kepada pembentukan tubuh yang sehat yang berlangsung pada kanak-kanak. Bentuk permainan sebagai sarana pergaulan yang sehat. 2. . Skip to content Beranda / Informasi Kesehatan / Kesehatan Umum / Ciri-Ciri Pergaulan Sehat, Manfaat, dan Cara Mempertahankannya Ciri-Ciri Pergaulan Sehat, Manfaat, dan Cara Mempertahankannya Pergaulan sehat tidak hanya akan membentuk pribadi yang positif, juga akan membuat lingkungan pertemanan yang nyaman. Selengkapnya simak penjelasannya, mulai dari ciri-ciri, tips, hingga manfaat memiliki pergaulan yang sehat. Apa Itu Pergaulan Sehat? Pergaulan yang sehat adalah hubungan sosial yang memberikan pengaruh positif dalam hidup seseorang. Ini adalah hubungan yang mendorong seseorang untuk menjadi lebih baik, memberikan dukungan saat baik maupun terpuruk, dan membantu membentuk kepribadian seseorang. Pergaulan sehat dapat terbentuk setelah proses interaksi dan menjalin hubungan sosial yang saling memberikan pengaruh positif oleh antar-individu, atau individu dengan kelompok. Dalam interaksi sosial, penting untuk memerhatikan etika sehari-hari untuk membentuk pergaulan yang sehat. Ciri-Ciri Memiliki Pergaulan yang Sehat Seseorang dengan pergaulan sehat memiliki ciri atau karakteristik yang bisa Anda kenali, di antaranya Pemaaf. Selalu berprasangka baik. Selalu mengingat kebaikan. Memiliki akhlak mulia. Tidak mudah iri dan dengki. Memiliki sifat malu. Berusaha menepati janji. Sopan bertutur kata. Memberi nasihat baik. Selalu senyum dan mengucap salam saat bertemu orang lain. Mengunjungi teman yang sedang terkena musibah. Membantu teman yang kesulitan. Tips Mendapatkan Pergaulan Sehat Beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar mempunyai pergaulan yang sehat dan baik, antara lain Meningkatkan iman. Pastikan membekali diri Anda dengan pendidikan agama sedini mungkin untuk mengontrol perilaku yang kuat dalam setiap pergaulan. Selalu meminta izin. Ketika akan keluar rumah untuk pergi sekolah, bekerja, atau ke tempat lain, biasakan diri Anda untuk meminta izin pada orang tua atau pasangan. Jika pergi dengan teman atau orang yang baru dikenal, jelaskan tujuan kepergian dan dengan siapa, serta pulang pukul berapa agar orang tua tahu dan tidak khawatir. Interaktif dengan orang tua. Berusaha untuk membiasakan berbicara dengan orang tua, misalnya menceritakan kegiatan yang sudah dilakukan dalam keseharian, atau kejadian yang sudah Anda alami. Cobalah menjadikan orang tua atau guru sebagai tempat untuk mencurahkan isi hati. Menyalurkan bakat dan minat. Bakat dan minat yang Anda salurkan dengan hal-hal yang positif bisa membantu mendapatkan pergaulan yang positif pula. Misalnya mengembangkan bakat olahraga, menggambar, bernyanyi, menulis cerpen, memperdalam kajian agama, atau lainnya. Menghargai aturan. Belajar menghargai aturan yang diberikan oleh orang tua atau guru. Percayalah aturan ini bukan bermaksud untuk mengekang, tetapi untuk menjadikan Anda lebih baik di masa depan. Kendalikan emosi. Berusaha untuk mengendalikan emosi, dan jangan sampai emosi menguasai diri Anda. Tetap sabar menjadi salah satu cara untuk mengontrol emosi. Memiliki batasan tertentu antara pria dan wanita. Berdasarkan norma agama dan norma sosial, setiap orang harus menjaga jarak terhadap lawan jenis. Contohnya, saling menghargai dan menghormati ketika berteman dengan lawan jenis. Memilih teman. Mendapatkan teman yang baik dapat membantu menjauhi pergaulan tidak sehat. Meski begitu, teman dengan pergaulan yang buruk tidak harus dijauhi, melainkan tetap berteman dengan batasan tertentu. Manfaat Pergaulan Sehat Memiliki teman-teman yang baik dapat memberi dampak yang sehat untuk pertemanan. Ini terutama teman yang peduli dalam kondisi yang baik maupun sedang sulit. Berikut ini manfaat memiliki pergaulan yang sehat Meningkatkan tujuan yang positif. Meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri. Mengurangi stres. Semakin bahagia. Membantu mengatasi trauma, seperti perceraian, penyakit serius, kematian orang yang dicintai, atau kehilangan pekerjaan. Memiliki pergaulan yang sehat juga berperan penting dalam meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Orang dewasa dengan dukungan sosial yang kuat memiliki penurunan risiko banyak masalah kesehatan yang signifikan, termasuk depresi, tekanan darah tinggi hipertensi, dan indeks massa tubuh IMT yang tidak sehat. Penelitian bahkan menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua dengan kehidupan sosial yang sehat cenderung hidup lebih lama daripada rekan-rekannya yang lebih sedikit interaksi sosial. Cara Memelihara Pergaulan Sehat Berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang dapat membantu membentuk pergaulan yang sehat 1. Saling Percaya, Jujur, dan Menghargai Dalam suatu hubungan pertemanan akan membentuk pergaulan yang sehat jika satu sama lain saling percaya, jujur, dan menghargai. Pertemanan atau persahabatan terbentuk karena adanya mutualisme atau timbal balik, yaitu saling membutuhkan satu sama lain. 2. Berusaha untuk Tidak Menghakimi Teman atau sahabat yang baik dapat menghargai bahwa setiap pilihan hidup seseorang berbeda dan bahwa teman tidak menghakimi pilihan satu sama lain. Teman tidak harus selalu menyukai atau menyetujui pilihannya, tetapi teman baik akan menerima pilihan terebut apa pun yang terjadi. Meski begitu, ingatkan dengan cara yang baik jika itu pilihan yang salah dan merugikan orang lain. 3. Jangan membicarakan teman di belakang Meskipun merasa tidak suka dengan apa yang teman lakukan, sebaiknya tidak membicarakan keburukannya dengan orang lain. Alih-alih dapat merusak nama baik teman dalam pergaulan Anda sendiri, sebaiknya bicarakan secara langsung dengan cara yang baik. 4. Saling Memaafkan Bersedia menerima dan memaafkan kekurangan orang lain membuat dapat menjalin persahabatan yang bertahan lama. Penting pula untuk mengakui kesalahan yang Anda perbuat. Dengan cara ini kemungkinan besar teman akan memaafkan dan membuat pertemanan menjadi lebih baik lagi. 5. Mendengarkan Curahan Hati Teman Terkadang kita setengah mendengarkan curhatan teman, karena kita sendiri juga memiliki permasalahan tersendiri sehingga sulit untuk meluangkan waktu. Cobalah berusaha peduli dengan curahan isi hatinya atau begitu pun sebaliknya. Jika kita benar-benar tidak tahu apa yang teman butuhkan dan rasakan, persahabatan dalam pergaulan tidak sehat akan bertahan sebentar. Anonim. 2018. 6 Rules for Healthy Friendships. Diakses pada 15 juli 2021 Anonim. Tanpa Tahun. Pergaulan Sehat – Buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Diakses pada 15 juli 2021 Healthy Relationships Resource Kit. 2011. Healthy Relationships. Diakses pada 15 juli 2021 Mayo Clinic Staff. 2019. Friendships Enrich your life and improve your health. Diakses pada 15 juli 2021 DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi - Pergaulan adalah proses bergaul yang dapat dibedakan menjadi pergaulan sehat dan pergaulan tidak sehat. Terdapat tanda-tanda untuk membedakan pergaulan sehat dan pergaulan tidak dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, berikut ini tanda-tanda pergaulan sehat dan tidak sehat Pergaulan sehat Pergaulan sehat adalah proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu atau individu dengan kelompok secara normal, baik tubuh, jiwa dan kehidupan sosialnya. Tanda-tanda pergaulan sehat, antara lain Berakhlak mulia Memiliki prasangka baik Pemaaf Jauh dari rasa iri dan dengki Memiliki sifat malu Berusaha menepati janji Sopan dalam bertutur kata Selalu senyum dan mengucap salam saat bertemu Selalu mengingat pada kebaikan Mengunjungi teman yang sedang terkena musibah Membantu teman yang kesusahan Memberi nasihat baik Tidak membicarakan aib teman atau saudara Baca juga Remaja Putri Jangan Sampai Kekurangan Zat BesiPergaulan tidak sehat Pergaulan tidak sehat disebut juga pergaulan bebas adalah proses bergaul dengan orang lain terlepas dari ikatan yang mengatur pergaulan. Tanda-tanda pergaulan tidak sehat antara lain Suka menghamburkan harta untuk hal yang tidak baik Sering menghalalkan segala cara termasuk dari jalan yang haram dan keji Munafik yaitu kalau berkata dusta, kalau berjanji ingkar, kalau diberi amanat malah khianat dan kalau bersumpah palsu Rasa ingin mencoba dan merasakan hal negatif Perubahan emosi Perubahan pikiran Perubahan lingkungan pergaulan Perubahan tanggung jawab Mudah mengalami kegelisahan Tidak sabar Emosional Selalu ingin melawan Rasa malas Perubahan dalam keinginan Ingin menunjukkan eksistensi dan kebanggaan diri Dampak pergaulan tidak sehat Terjadinya pergaulan tidak sehat memberikan pengaruh besar terhadap diri sendiri, orang tua dan lingkungan. Dampak pergaulan tidak sehat tersebut meliputi Pergaulan bebas yaitu perilaku menyimpang, melewati batas-batas norma ketimuran Ketergantungan obat Konsumsi obat-obat terlarang Menurunnya derajat kesehatan Meningkatkan kriminalitas Meregangkan hubungan keluarga Menyebarkan penyakit Menurunnya prestasi Baca juga Curi Peralatan Sekolah, Remaja 16 Tahun di Batam Ditangkap Pencegahan pergaulan bebas Untuk menumbuhkan kesadaran akan bahaya pergaulan bebas, remaja perlu diberikan pendidikan mengenai dampak pergaulan tidak sehat. - Pergaulan sehat adalah proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu, atau individu dengan kelompok dengan normal baik tubuh, jiwa dan kehidupan sosialnya. Pergaulan merupakan proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu lain, atau dapat juga antara individu dengan kelompok. Artinya manusia sebagai makhluk sosial tak akan pernah lepas dari kebersamaan dengan manusia lain. Pergaulan di masa remaja mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan kepribadian seorang individu. Pergaulan yang ia lakukan itu akan mencerminkan kepribadiannya, baik pergaulan yang positif maupun pergaulan yang negatif. Pergaulan yang positif itu dapat berupa kerja sama antarindividu atau kelompok guna melakukan hal-hal yang positif. Pergaulan yang sehat adalah pergaulan yang tidak terjebak dalam dua kutub yang ekstrem, yakni terlalu sensitif menutup diri atau terlalu bebas. Konsep pergaulan semestinya lebih ditekankan kepada hal-hal positif, seperti mempertegas eksistensi diri atau guna menjalin persaudaraan serta menambah wawasan yang bermanfaat. Ciri-Ciri Pergaulan yang Sehat Bagi Remaja Mengutip modul SMA PJOK 2020, ciri-ciri pergaulan sehat bagi remaja di antaranya adalah sebagai berikut Berakhlak Mulia Senantiasa berprasangka baik Pemaaf Jauh dari rasa iri dengki Memiliki sifat malu Berusaha menepati janji Selalu mengingat pada kebaikan Membantu teman Memberi nasehat yang baik Tidak membicarakan aib teman Prinsip Pergaulan Sehat Remaja Berikut ini adalah prinsip dalam pergaulan sehat seorang remaja Menyadari adanya perkembangan diri bertambah, sehingga melahirkan kebutuhan untuk berelasi dengan teman sejenis maupun dengan lawan jenis. Relasi yang dibangun hendaknya memberi nilai positif pada kedua belah pihak. Relasi yang dibangun hendaknya sama-sama menyenangkan, menciptakan rasa aman, mengatasi masalah yang mungkin muncul, dan membangun simpati sehingga memberi makna bagi remaja dalam bergaul tetap di tingkatan yang wajar. Mau belajar untuk mengerti, menghargai, serta bersikap dengan tepat terhadap sahabat, khususnya lawan jenis. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan. Tidak berprasangka bahwa bersahabat dengan lawan jenis pasti akan memunculkan masalah “perasaan suka”. Persahabatan antara laki-laki dan perempuan tidak harus menjadikan mereka “saling suka”. Mereka tetap dapat berteman dengan baik dan wajar. Apabila dalam persahabatan antar lawan jenis timbul “perasaan suka”, hal itu wajar saja dan seharusnya tidak mengurangi arti persahabatan. Persahabatan antara lawan jenis sering berlanjut pada proses pacaran. Apabila demikian, di antara keduanya harus ada komitmen untuk saling terbuka, menghormati kelebihan dan kekurangan, dan membuat kesepakatan-kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Pengaruh Positif Pergaulan Sehat Remaja Adapun, pengaruh positif dari pergaulan sehat remaja di antaranya adalah Lebih mengenal nilai-nilai dan norma sosial yang berlaku sehingga mampu membedakan mana yang pantas dan mana yang tidak dalam melakukan sesuatu. Lebih mengenal kepribadian masing-masing orang sekaligus menyadari bahwa manusia memiliki keunikan yang perlu dihargai. Mampu menyesuaikan diri dalam berinteraksi dengan banyak orang sehingga mampu meningkatkan rasa percaya diri. Mampu membentuk kepribadian yang baik sehingga bisa diterima di berbagai lapisan masyarakat. Baca juga Makna Larangan Pergaulan Bebas dan Zina Hingga Dalilnya dalam Islam Dampak Negatif Perilaku Menyimpang dalam Pergaulan Remaja Adab Pergaulan Remaja Menurut Islam dan Contoh Perilaku Menyimpang - Pendidikan Penulis Maria UlfaEditor Addi M Idhom - Menjalin pertemanan atau bergaul adalah salah satu cara untuk menjalin interaksi sosial dengan lingkungan sekitar. Pergaulan merupakan proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu lain atau dapat juga antara individu dengan kelompok. Pergaulan mempunyai pengaruh yang besar dalam pembentukan kepribadian seorang individu. Memiliki pergaulan yang sehat tentunya akan membawa dampak positif untuk diri sendiri serta lingkungan sekitar, sedangkan pergaulan yang tidak sehat hanya akan membawa dampak negatif untuk diri sendiri. Dalam usia remaja, biasanya seseorang sangat labil, mudah terpengaruh terhadap bujukan. Bahkan ingin mencoba sesuatu yang baru dan mungkin belum tahu apakah itu baik atau tidak. Tahukah kamu apa itu pergaulan sehat dan tidak sehat? Apakah perbedaannya?Baca juga Bahaya dan Penggolongan Narkoba Pengertian pergaulan sehat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, merujuk pada pengertian kata 'pergaulan' serta kata 'sehat'. Pergaulan adalah perihal kehidupan menjalin pertemanan di masyarakat. Sedangkan kata sehat berarti bersifat baik untuk badan. Maka dapat disimpulkan jika pergaulan sehat adalah perihal menjalin pertemanan yang bersifat baik untuk badan. Sedangkan untuk pergaulan tidak sehat dapat diartikan sebagai perihal menjalin pertemanan yang tidak bersifat baik untuk badan. Contoh Pergaulan Sehat – Apa pengertian pergaulan sehat? Bagaimana ciri ciri pergaulan sehat? Apa saja dampak pergaulan sehat? Agar lebih memahaminya, kali ini kita akan membahas tentang pengertian pergaulan sehat, ciri, prinsip, dampak dan contoh pergaulan sehat secara lengkap. Baca Juga Pengertian Pergaulan Tidak Sehat Pengertian pergaulan sehat adalah interaksi sosial antara individu yang satu dengan individu yang lainnya dalam kurin waktu yang lama sehingga meinimbulkan tindakan yang saling memberikan pengaruh satu sama lain. Definisi pergaulan sehat yaitu hubungan sosial yang dilakukan seseorang dengan orang lain atau seseorang dengan kelompok orang secara normal baik jiwa, raga dan juga kehidupan sosialnya. Ciri-Ciri Pergaulan Sehat Berikut ini karakteristik atau tanda pergaulan sehat, diantaranya yaitu Memiliki akhlak yang baik. Selalu memiliki prasangka yang baik. Mudah memaafkan. Tidak mudah dengki dan iri. Pemalu. Berbicara dengan sopan. Selalu mencoba menepati janji. Ramah kepada orang lain. Terus ingat pada kebaikan. Membantu orang lain yang terkena musibah. Memberikan nasihat yang baik kepada orang lain. Tak menyebarkan aib saudara ataupun teman. Prinsip Dasar Pergaulan Sehat Berikut ini beberapa prinsip pergaulan sehat diantaranya yaitu Saling memahami satu sama lain. Saling menghargai perbedaan yang ada. Tidak saling berprasangka buruk. Saling memberi nasihat yang baik pada orang lain. Menyadari bahwa satu sama lain saling membutuhkan. Baca Juga Pengertian Perilaku Menyimpang Dampak Pergaulan Sehat Berikut ini dampak positif dari pergaulan sehat diantaranya yaitu Tidak mudah iri dan dengki kepada orang lain. Tak suka membicarakan aib orang lain. Senang membantu orang lain. Memiliki akhlak yang baik. Ramah terhadap orang lain. Selalu ingat pada kebaikan. Lebih sopan saat berbicara dengan orang yang lebih tua. Selalu menepati janji. Pemaaf atas kesalahan orang lain. Mempunyai prasangka baik pada orang lain. Contoh Pergaulan Sehat Berikut ini beberapa contoh pergaulan yang sehat, diantaranya yaitu Ikut Dalam Organisasi Karang Taruna Ikut dalam kegiatan karang taruna merupakan salah satu bentuk pergaulan sehat sebab anggotanya akan ikut serta dalam kegiatan sosial. Ikut Dalam Organisasi Pencinta Alam Kegiatan pencinta alam seperti mendaki, menyelam dan lain sebagainya dapat meningkatkan keberanian juga mengajarkan menjaga alam sekitar juga cara bertahan hidup di alam dan memberi pengajaran tentang tata krama saat mendaki gunung. Kelompok Belajar Kelompok belajar merupakan salah satu bentuk pergaulan yang sehat karena dala suatu kelompok belajar terdiri dari berbagai anak dengan tingkat kecerdasan yang berbeda sehingga memungkinkan menumbuhkan semangat belajar. Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Ekstrakurikuler membuat individu memiliki keterampilan dan juga bisa mengembangkan bakatnya. Dengan mengikuti kegiatan ektrakurikuler maka pergaulan akan semakin luas sebab akan berkumpul orang dengan hobi yang sama dari background berbeda. Baca Juga Pengertian Interaksi Sosial Demikian pembahasan tentang pengertian pergaulan sehat, ciri, prinsip, dampak dan contoh pergaulan sehat secara lengkap. Semoga bermanfaat Hai teman-teman, di bawah ini adalah contoh Soal Pilihan Ganda Pergaulan Bebas dan Jawaban. Mudah-mudahan saja Soal Pilihan Ganda Pergaulan Bebas dan Jawaban ini memberikan manfaat yang banyak. Soal No. 1. Pergaulan yang tidak terbatas akan berdampak pada diri sendiri dan keluarga serta ketenangan masyarakat. Dampak psikologis akan dialami oleh… A. Keluarga B. Masyarakat C. Diri sendiri dan keluarga D. Hanya diri sendiri E. Pemerintah Jawaban C Soal No. 2. Berikut yang merupakan contoh pergaulan sehat adalah… A. Mengikuti kegiatan pecinta alam B. Pergi ke diskotik bersama teman-teman C. Mengikuti ajaran teman untuk merokok D. Ikut tawuran pelajar E. Membolos sekolah Jawaban A Soal No. 3. Interaksi antara individu baik perorangan maupun kelompok disebut… A. Perkumpulan B. Permusuhan C. Pergaulan D. Persatuan E. Permufakatan Jawaban A Soal No. 4. Pergaulan yang mengikuti aturan dan norma yang berlaku disebut pergaulan… A. Bebas B. Sehat C. Tidak sehat D. Individu E. Kelompok Jawaban B Soal No. 5. Salah satu ciri pergaulan sehat adalah… A. Selalu berprasangka buruk B. Saling menutup diri C. Membanggakan diri sendiri D. Tidak mau mengerti E. Menyadari perkembangan diri Jawaban E Soal No. 6. Berikut tindakan pencegahan terhadap perilaku pergaulan bebas adalah… A. Hidup selalu mengikuti perkembangan zaman B. Mengikuti pola hidup orang lain C. Selalu memperhatikan perilaku teman D. Bergaul luwes bebas dengan siapa saja E. Mematuhi norma agama dan kesusilaan Jawaban E Soal No. 7. Untuk mencegah dan melakukan pembinaan agar remaja, tidak melakukan kegiatan pergaulan bebas, banyak cara yang dapat dilakukan, di antaranya cara preventif, preservatif, rehabilitatif, dan korektif, salah satu upaya preservatif yaitu… A. Meningkatkan kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa B. Menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk beraktivitas C. Meningkatkan keterampilan D. Menumbuhkan motivasi E. Melakukan terapi Jawaban B Soal No. 8. Pergaulan bebas atau seks bebas dalam negara maju disebut dengan istilah….. a. free line b. free day c. free se* d. free man e. free girl Jawaban c Soal No. 9. Proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu atau individu dengan kelompok disebut dengan…. a. perkenalan b. pergaulan c. percakapan d. politik e. sosialisasi Jawaban b Soal No. 10. pergaulan yang membawa pengaruh positif bagi perkembangan kepribadian seseorang disebut…. a. pergaulan masa kini b. pergaulan tradisional c. pergaulan sehat d. pergaulan tidak sehat e. pergaulan kuat Jawaban c Soal No. 11. Beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah pergaulan tidak sehat adalah… A. Melarang anak untuk bermain di luar rumah B. Memberikan anak pekerjaan rumah yang banyak C. Penyuluhan tentang bahaya dan dampak pergaulan tidak sehat D. Pembatasan penggunaan internet bagi anak-anak sekolah terutama untuk mengakses situs pembelajaran E. Menyuruh anak melakukan pekerjaan sampingan. Jawaban C Soal No. 12. Pencegahan pergaulan bebas dapat dilakukan oleh diri sendiri dengan cara… A. Menumbuhkan nilai-nilai diri B. Menghilangkan pergaulan yang terbatas C. Rajin bermain dengan teman D. Seleksi memilih teman E. Berteman tanpa pilih-pilih Jawaban D Soal No. 13. Pergaulan tidak sehat akan membawa pelakunya kepada perilaku yang tidak baik seperti mengonsumsi narkoba. Faktor penyebab perilaku tersebut adalah… A. Pengaruh pemerintah B. Pengaruh teman C. Kurang pengetahuan D. Pengaruh keluarga E. Pengaruh guru Jawaban B Soal No. 14. Berikut ini yang bukan kegiatan dari konsep pergaulan sehat adalah…. a. belajar kelompok b. kegiatan olahraga c. kegiatan pencinta alam d. kegiatan keagamaan e. kegiatan membolos sekolah Jawaban e Soal No. 15. Pergaulan bebas disebut juga dengan….. a. pergaulan modern b. pergaulan tradisional c. pergaulan sehat d. pergaulan tidak sehat e. pergaulan masa kini Jawaban d Soal No. 16. Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara.. a. ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, dan film b. diskusi kelompok, penyuluhan, debat, dan drama c. debat, tanya jawab, drama, diskusi dan kelompok d. ceramah, diskusi kelompok, adu argumene, dan drama e. adu argumen, diskusi kelompok, film, dan tanya jawab Jawaban a Soal No. 17. Cara menghindari pergaulan bebas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu…. a. kaidah agama dan pendidikan sekolah b. pendidikan sekolah dan kaidah sosial c. pendidikan dalam keluarga dan kaidah sosial d. kaidah agama dan pendidikan dalam keluarga e. kaidah agama dan kaidah sosial Jawaban d Soal No. 18. Diantara cara pencegahan pergaulan bebas yang dilakukan keluarga, kecuali…. a. menjauhkan anak dari hal-hal yang mengarah pada pergaulan bebas b. memberikan informasi tentang bahaya pergaulan bebas secara bertahap c. menanamkan etika cara memelihara diri dari hal-hal negatif d. mengajarkan anak cara berpacaran e. mengajarkan kaidah keagaamn sedini mungkin Jawaban d Soal No. 19. Orang yang paling cocok untuk memberikan pelajaran pergaulan sehat bagi remaja adalah…. a. orang tua b. saudara c. teman d. kakak e. dokter Jawaban a Soal No. 20. Menurut Aristoteles, manusia merupakan makhluk sosial zoon-politicon yang artinya…. a. tidak lepas dari kebersamaan dengan manusia lain b. bisa hidup sendiri c. manusia yang berpolitik d. bisa memenuhi kebutuhannya sendiri e. tidak memerlukan orang lain Jawaban a

berikut yang bukan kegiatan dari konsep pergaulan sehat adalah